Margasari – Pembelajaran matematika di kelas hari ini terasa sangat berbeda dan menyenangkan. Guru mengajak siswa mempelajari materi lingkaran dengan memanfaatkan Interactive Flat Panel (IFP). Kehadiran layar interaktif ini membuat suasana kelas lebih hidup, karena siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga langsung berinteraksi dengan materi.
Pada awal pembelajaran, guru menampilkan gambar lingkaran besar di layar IFP. Dengan mudah, guru menjelaskan bagian-bagian lingkaran seperti jari-jari, diameter, busur, tali busur, hingga tembereng. Melalui fitur gambar digital, siswa bisa melihat ilustrasi yang jelas dan menarik. Bahkan, warna-warna berbeda digunakan untuk menandai setiap bagian, sehingga memudahkan pemahaman konsep.

Selanjutnya, siswa diajak mencoba langsung. Secara bergantian mereka maju ke depan kelas untuk menggambar garis jari-jari atau diameter menggunakan jari mereka pada layar sentuh. Aktivitas sederhana ini ternyata membuat siswa lebih bersemangat, karena mereka dapat langsung mengeksplorasi bentuk lingkaran.
Pembelajaran dilanjutkan dengan simulasi interaktif. Guru menampilkan aplikasi geometri pada IFP untuk menunjukkan bagaimana keliling lingkaran berhubungan dengan diameter. Siswa dapat menggeser-geser titik pada layar dan melihat perubahan ukuran lingkaran secara real time. Dari kegiatan tersebut, siswa menemukan sendiri bahwa keliling lingkaran selalu sebanding dengan diameternya, yang kemudian dirumuskan menjadi π (pi).
Tak hanya itu, guru juga menyiapkan permainan edukatif berupa kuis interaktif. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok dan secara bergantian menjawab soal yang ditampilkan di layar. Soal berbentuk pilihan ganda hingga teka-teki sederhana tentang lingkaran, dan setiap kelompok yang menjawab benar mendapatkan poin. Kelas pun menjadi penuh keceriaan dengan semangat kompetisi yang sehat.
Melalui penggunaan IFP, materi lingkaran yang biasanya dianggap sulit menjadi lebih mudah dipahami, konkret, dan menyenangkan. Siswa tidak hanya belajar konsep secara teoritis, tetapi juga mengalami pembelajaran yang interaktif, visual, dan kolaboratif. Pada akhir pembelajaran, siswa mampu menjelaskan kembali bagian-bagian lingkaran, menemukan rumus keliling dan luas, serta mengerjakan soal dengan percaya diri.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi, khususnya IFP, dapat meningkatkan kualitas pembelajaran matematika. Lingkaran tidak lagi hanya sekadar gambar di papan tulis, tetapi berubah menjadi pengalaman belajar yang interaktif dan menginspirasi.